Wuling Luncurkan Darion EV dan PHEV, MPV dengan Sentuhan Indonesia

Wuling darion

UPDATEOTOMOTIF.COM - Wuling Motors resmi memperkenalkan MPV 7-seater terbaru, Wuling Darion, dalam dua varian sekaligus—versi listrik murni (EV) dan plug-in hybrid (PHEV)—untuk pasar Indonesia.

Peluncuran ini digelar pada Rabu, 5 November 2025, dan menjadi tonggak penting bagi industri otomotif nasional karena seluruh desain dan produksinya dilakukan langsung di Indonesia.

Kedua varian Darion ini dibanderol dengan harga cukup kompetitif untuk kelasnya, yakni Rp356 juta untuk Darion EV dan Rp439 juta untuk Darion PHEV (on the road Jakarta).

Harga spesial tersebut berlaku bagi 1.500 pembeli pertama, menjadikannya salah satu MPV listrik paling terjangkau di segmennya saat ini.

Arif Pramadana, Vice President Wuling Motors Indonesia, menjelaskan bahwa Darion EV dan Darion PHEV sepenuhnya dikembangkan di dalam negeri dengan mempertimbangkan kebutuhan keluarga Indonesia.

“Darion dirancang dan diproduksi di Indonesia untuk menjawab kebutuhan konsumen yang menginginkan MPV keluarga dengan kabin lega dan biaya operasional rendah berkat teknologi EV dan PHEV,” ujar Arif.

Ia menambahkan, Wuling Darion menjadi MPV pertama di Indonesia yang diproduksi dalam dua versi sekaligus—EV dan PHEV—dengan dukungan teknologi Advanced Driver Assistance System (ADAS) level 2.

Sejak mulai beroperasi di Indonesia pada tahun 2017, Wuling telah memproduksi dan menjual lebih dari 80 ribu unit MPV, yang kini digunakan oleh konsumen di berbagai wilayah Tanah Air.

Arif menilai pasar MPV di Indonesia masih sangat potensial, meski dihadapkan pada sejumlah tantangan.

“Pasar MPV di Indonesia terus berkembang. Namun, konsumen masih menghadapi kendala seperti ruang kabin yang terbatas, harga mobil yang semakin tinggi, biaya perawatan yang mahal, serta minimnya fitur pendukung yang membuat mobil hanya berfungsi secara dasar,” jelasnya.

Menurut Arif, kehadiran Darion EV dan Darion PHEV merupakan jawaban atas semua tantangan tersebut.

Wuling darion

Wuling Darion EV dan PHEV resmi meluncur, MPV listrik 7-seater buatan Indonesia siap bersaing.

“Mobil ini memiliki kabin luas yang mampu menampung tujuh penumpang dewasa dengan nyaman, serta biaya operasional yang jauh lebih hemat berkat teknologi listrik dan hybrid,” ungkapnya.

Ia juga menegaskan bahwa Wuling Darion diproduksi di pabrik Wuling di Cikarang, Jawa Barat, oleh tenaga kerja lokal yang berpengalaman.

“Darion dihasilkan oleh tangan-tangan terbaik bangsa ini, sebagai bentuk dedikasi Wuling untuk menghadirkan MPV terbaik bagi masyarakat Indonesia,” tambah Arif.

Lebih lanjut, Arif menuturkan bahwa dua pilihan varian—EV dan PHEV—menjadi bukti nyata komitmen Wuling dalam menyediakan mobil keluarga yang nyaman, modern, dan ramah lingkungan. Peluncuran ini juga mendapat sambutan positif dari pemerintah.

Mohammad Rachmat Kaimuddin, Deputi Bidang Infrastruktur di Kementerian Koordinator Infrastruktur RI, mengapresiasi langkah Wuling yang terus memperkuat ekosistem kendaraan elektrifikasi di Tanah Air.

“Ini adalah produk yang sudah lama kita nantikan. Kami mengucapkan selamat kepada Wuling atas peluncuran MPV Darion ini. Kendaraan ini sangat cocok untuk keluarga Indonesia,” ujar Rachmat.

Ia juga menyoroti pentingnya keberlanjutan dalam industri otomotif nasional. “Selama ini Indonesia masih banyak mengimpor BBM untuk kebutuhan domestik. Dengan hadirnya kendaraan ramah lingkungan seperti ini, kita bisa mengurangi ketergantungan terhadap bahan bakar fosil,” tambahnya.

Selain itu, Rachmat juga mengingatkan pentingnya pembangunan pasar sekunder yang sehat. Ia menilai, ke depan Wuling perlu menghadirkan program seperti buyback guarantee agar konsumen merasa lebih terlindungi dan memiliki jaminan nilai jual kembali yang stabil.

Dengan peluncuran Wuling Darion EV dan PHEV, industri otomotif Indonesia kembali menegaskan posisinya sebagai salah satu pemain utama dalam transisi kendaraan elektrifikasi di Asia Tenggara.

Wuling membuktikan bahwa produksi mobil listrik berkualitas tinggi tidak harus selalu bergantung pada impor, melainkan bisa lahir dari kemampuan dan kreativitas bangsa sendiri. (vip)