UPDATEOTOMOTIF.COM - Honda Forza dan Yamaha Xmax menjadi dua nama besar di segmen skutik bongsor 250 cc Indonesia. Keduanya kerap dibandingkan, terutama dari sisi harga, spesifikasi, dan posisi pasar.
Honda Forza pertama kali resmi hadir di Indonesia pada ajang GIIAS Agustus 2018. Saat itu, banderolnya masih berada di kisaran Rp 70 jutaan.
Kehadiran Forza 250 ditujukan langsung untuk menantang Yamaha Xmax yang lebih dulu populer. Namun sejak awal, posisi harga Forza memang lebih tinggi.
Salah satu penyebabnya adalah status impor. Honda Forza masih didatangkan secara utuh dari Thailand, sementara Xmax kemudian dirakit lokal.
Seiring waktu, harga Honda Forza terus mengalami kenaikan. Pola ini juga terjadi pada Yamaha Xmax, meski selisih keduanya tetap terasa signifikan.
Berdasarkan situs resmi PT Astra Honda Motor, harga Honda Forza saat ini tercantum Rp 94.046.000. Angka tersebut sudah mendekati batas Rp 100 juta.
Jika ditarik ke belakang, kenaikan harga Forza terbilang cukup besar. Saat peluncuran awal, banderol resminya tercatat mulai Rp 76,5 juta.
Artinya, secara total harga Honda Forza telah naik sekitar Rp 17 jutaan sejak pertama kali dipasarkan di Tanah Air.
Kenaikan tersebut sejalan dengan pembaruan produk dan penyesuaian pasar. Meski demikian, Forza tetap berada di segmen premium.
Yamaha Xmax lebih dulu mengaspal di Indonesia. Skutik ini diperkenalkan ke publik pada November 2016, jauh sebelum Forza hadir.
Pada Mei 2017, Yamaha membuka pemesanan Xmax secara online. Bersamaan dengan itu, harga resminya diumumkan ke publik.
Saat pemesanan perdana, Yamaha Xmax dibanderol Rp 55 juta OTR Jakarta. Angka ini langsung menarik perhatian konsumen.
Ketika Honda Forza meluncur pada 2018, harga Yamaha Xmax tercatat naik menjadi Rp 57,8 juta. Selisih harga mulai terlihat jelas.
Kini, Yamaha Xmax dipasarkan dalam beberapa varian. Harga termurahnya berada di angka Rp 67.965.000.
Sementara itu, varian tertinggi Yamaha Xmax sudah menembus Rp 75.360.000. Kenaikannya tetap ada, namun lebih terkendali.
Dengan banderol tersebut, Xmax masih berada cukup jauh di bawah harga Honda Forza. Inilah salah satu faktor utama pertimbangan konsumen.
Perbedaan harga ini juga mencerminkan strategi masing-masing pabrikan. Honda menempatkan Forza sebagai produk premium penuh.
Yamaha, di sisi lain, memposisikan Xmax sebagai skutik bongsor yang lebih terjangkau, tanpa meninggalkan aspek performa.
Dari sisi konsep, Honda Forza dan Yamaha Xmax sama-sama dirancang sebagai motor perjalanan jauh. Fokusnya pada kenyamanan dan stabilitas.
Ergonomi berkendara dibuat rileks, cocok untuk penggunaan harian maupun touring jarak menengah hingga jauh.
Honda Forza dibekali mesin 249,7 cc satu silinder SOHC. Mesin ini mampu menghasilkan tenaga 17 kW pada 7.750 rpm.
Torsi puncaknya mencapai 24 Nm pada 6.250 rpm. Karakter tenaganya dirancang halus dan stabil di kecepatan jelajah.
Yamaha Xmax juga mengusung mesin 250 cc satu silinder. Tenaga maksimalnya tercatat 16,8 kW pada 7.000 rpm.
Untuk torsi, Xmax menghasilkan 24,3 Nm pada 5.500 rpm. Angka ini sedikit lebih besar dibandingkan Forza.
Perbedaan output tersebut tidak terlalu signifikan dalam penggunaan sehari-hari. Keduanya sama-sama nyaman untuk perjalanan jauh.
Dari sisi dimensi, Honda Forza memiliki panjang 2.145 mm, lebar 750 mm, dan tinggi 1.360 mm.
Tinggi jok Forza berada di angka 780 mm, dengan ground clearance 145 mm. Proporsinya tergolong ramah untuk berbagai postur.
Sebagai pembanding, Yamaha Xmax memiliki panjang 2.180 mm, lebar 795 mm, dan tinggi 1.460 mm.
Tinggi jok Xmax tercatat 796 mm, sementara ground clearance-nya 135 mm. Posturnya terlihat lebih besar dan agresif.
Perbedaan dimensi ini turut memengaruhi karakter berkendara. Forza terasa lebih ramping, Xmax tampil lebih berisi.
Pada akhirnya, pilihan antara Honda Forza dan Yamaha Xmax kembali ke kebutuhan dan preferensi masing-masing pengguna.
Harga Honda Forza vs Yamaha Xmax memang terpaut cukup jauh. Namun, keduanya menawarkan pengalaman berkendara yang sama-sama matang.
Bagi konsumen yang mengejar citra premium dan fitur lengkap, Forza menjadi opsi menarik. Sementara Xmax unggul dari sisi value.
Dengan dinamika pasar saat ini, kedua skutik bongsor tersebut tetap menjadi tolok ukur di kelas 250 cc Indonesia. (WAN)






