Chery Tiggo 8 PHEV, SUV Hybrid Canggih dengan Teknologi CSH

Chery tiggo 8 phev

UPDATEOTOMOTIF.COM - Chery mempertegas ambisinya di pasar kendaraan elektrifikasi Tanah Air dengan menghadirkan Tiggo 8 PHEV, SUV plug-in hybrid pertama mereka yang dirakit secara lokal.

Model ini memulai debutnya di Indonesia International Motor Show (IIMS) 2025 dan langsung menarik perhatian karena menawarkan efisiensi tinggi, performa bertenaga, serta harga yang diproyeksikan berada di kisaran Rp600 juta.

Dengan strategi tersebut, Chery menempatkan Tiggo 8 PHEV sebagai pilihan baru di segmen kendaraan ramah lingkungan yang selama ini dikuasai merek global.

Langkah Chery menghadirkan Tiggo 8 PHEV bukan sekadar mengikuti tren elektrifikasi, tetapi menunjukkan keseriusan mereka membangun portofolio kendaraan berteknologi rendah emisi untuk konsumen Indonesia.

Faktor itu diperkuat dengan keputusan merakit unit secara Completely Knock Down (CKD), yang sekaligus memberi sinyal bahwa pasar domestik dipandang cukup potensial untuk pertumbuhan jangka panjang.

Salah satu alasan model ini menarik perhatian adalah desain eksteriornya yang tampil meyakinkan untuk ukuran SUV menengah. Chery memberi identitas visual yang kuat melalui grille beraksen krom, lampu LED depan dan belakang berdesain tajam, serta velg alloy besar yang menegaskan karakter gagah.

Sunroof panoramik turut memperkuat kesan premium, sekaligus menjadi fitur yang selama ini lebih lazim ditemukan pada SUV kelas harga lebih tinggi.

Masuk ke dalam kabin, suasana mewah cukup terasa berkat penggunaan material berkualitas. Sistem pencahayaan ambient multi-warna, layar hiburan besar, serta audio premium dari Sony menjadi nilai tambah bagi konsumen yang menginginkan pengalaman berkendara lebih personal.

Kehadiran fitur seperti konektivitas Apple CarPlay dan Android Auto serta kursi kulit dengan ventilasi dan pemanas membuat Tiggo 8 PHEV lebih kompetitif di kelasnya.

Chery tiggo 8

Chery Tiggo 8

Namun daya tarik utama SUV ini berada pada jantung teknologinya. Chery membekalinya dengan Chery Super Hybrid (CSH), sistem hibrida yang menggabungkan mesin bensin 1.5 GDI generasi kelima dengan motor listrik bertenaga tinggi.

Mesin tersebut memiliki efisiensi termal mencapai 44,5%, angka yang menjadikannya salah satu unit paling efisien di kelasnya. Angka ini penting karena efisiensi termal berpengaruh langsung pada konsumsi bahan bakar serta kemampuan menghasilkan tenaga secara optimal.

Untuk menyalurkan tenaga, Tiggo 8 PHEV menggunakan Dedicated Hybrid Transmission (DHT) Super Elektrik tanpa gigi. Teknologi stepless ini diklaim memiliki efisiensi transmisi hingga 98,5%, sehingga kehilangan energi dapat ditekan seminimal mungkin.

Kombinasi mesin dan transmisi tersebut memberi karakter berkendara yang lembut, responsif, dan sesuai kebutuhan pengemudi harian yang menginginkan kenyamanan tanpa mengorbankan performa.

Di sisi jarak tempuh, Tiggo 8 PHEV mencatat angka yang cukup kompetitif. Mode listrik penuh mampu menempuh hingga 75 km, cukup untuk aktivitas harian tanpa menggunakan BBM.

Ketika seluruh sistem hybrid bekerja bersama, jarak tempuh total dapat mencapai 1.600 km dalam satu kali pengisian penuh bensin dan baterai. Akselerasi 0-100 km/jam hanya 7,5 detik, memberikan ruang lebih bagi pengemudi yang membutuhkan performa saat menyalip atau melaju di jalan tol.

Untuk urusan keselamatan, Chery menempatkan Tiggo 8 PHEV sejajar dengan SUV modern lainnya. Lebih dari 10 fitur Advanced Driver Assistance Systems (ADAS) tersedia, mulai dari Adaptive Cruise Control, Lane Departure Warning, Automatic Emergency Braking, hingga Blind Spot Detection.

Kehadiran fitur-fitur ini meningkatkan rasa aman saat berkendara, terutama bagi pengemudi yang sering melintasi jalur padat atau berkendara jarak jauh.

Komponen hiburan dan kenyamanan tidak luput dari perhatian. Layar infotainment berukuran besar menjadi pusat kendali berbagai fungsi, sementara sistem audio Sony menghadirkan kualitas suara yang jernih.

Dual-zone climate control memungkinkan pengaturan suhu yang berbeda bagi penumpang depan dan belakang, suatu fitur yang semakin dicari di segmen SUV keluarga. Semua elemen ini membuat pengalaman berkendara menjadi lebih rileks sekaligus menyenangkan.

Keputusan Chery memproduksi Tiggo 8 PHEV secara CKD di Indonesia menjadi langkah strategis yang berdampak langsung pada harga jual, ketersediaan suku cadang, dan efisiensi distribusi.

Perakitan lokal dapat membantu menekan biaya, membuka lapangan kerja baru, serta memperkuat kepercayaan konsumen terhadap layanan purna jual. Bagi pasar Indonesia yang sensitif terhadap harga dan durability, langkah ini menjadi nilai tambah tersendiri.

Dengan estimasi harga sekitar Rp600 juta, Tiggo 8 PHEV masuk ke kategori SUV hybrid terjangkau namun memiliki fitur dan teknologi kelas atas.

Kombinasi desain mewah, teknologi CSH, jarak tempuh panjang, serta fitur keselamatan komprehensif memberi alasan kuat bagi konsumen yang ingin beralih ke kendaraan ramah lingkungan tanpa harus naik ke rentang harga premium.

Kehadiran Tiggo 8 PHEV juga membuka persaingan baru di segmen hybrid, yang sebelumnya didominasi pemain Jepang.

Di tengah meningkatnya minat masyarakat terhadap mobil elektrifikasi, SUV ini berpotensi mengisi celah yang selama ini belum tergarap maksimal. Dengan karakter yang seimbang antara performa, efisiensi, dan kenyamanan, Tiggo 8 PHEV dapat menjadi alternatif bagi keluarga urban hingga pengguna yang rutin bepergian antarkota. (ctr)