Cek Oli Mesin
Ganti oli mesin setelah mengemudi jauh sangat penting untuk menjaga kinerja kendaraan Anda. Perjalanan jauh, seperti mudik Lebaran, memaksa mesin bekerja lebih keras dari biasanya.
Mesin yang bekerja keras dapat menyebabkan oli menjadi lebih cepat kotor dan kehilangan kemampuannya untuk melumasi mesin dengan baik.
Karena itu, setelah mudik, memeriksa dan mengganti oli mesin perlu dilakukan agar kendaraan tetap terjaga performanya.
Langkah pertama yang perlu dilakukan adalah memarkir kendaraan di tempat yang rata. Pastikan kendaraan berada dalam posisi tegak agar oli terdistribusi secara merata.
Bila kendaraan dalam posisi miring, level oli yang terbaca bisa tidak akurat, sehingga pemeriksaan tidak optimal.
Jika Anda menggunakan motor, pastikan untuk meletakkan motor pada standar tengah agar motor tetap tegak. Untuk mobil, pastikan posisi kendaraan tidak miring.
Setelah kendaraan diparkir dengan benar, pastikan mesin dalam keadaan dingin. Jangan langsung memeriksa oli setelah mesin digunakan karena oli yang panas bisa menyebabkan cedera.
Cek Oli Mesin
Tunggu beberapa menit agar oli mengalir kembali ke bawah dan mendingin. Hal ini juga membantu Anda mendapatkan hasil pemeriksaan yang lebih akurat.
Setelah itu, buka tutup oli pada motor atau mobil Anda. Terkadang, tutup oli memerlukan alat bantu seperti tang untuk membukanya dengan aman.
Setelah membuka tutup oli, ambil dipstick atau batang pengukur oli. Bersihkan ujung dipstick dengan kain bersih terlebih dahulu.
Kemudian, masukkan kembali dipstick ke dalam lubang oli dan tarik lagi untuk memeriksa level oli. Jika oli masih berada di antara dua batas pada dipstick, berarti oli masih cukup.
Namun, jika berada di bawah batas bawah, Anda harus menambah oli. Selain memeriksa level, perhatikan juga warna dan tekstur oli.
Oli yang masih baru biasanya berwarna kuning atau coklat muda. Jika oli sudah berwarna hitam pekat dan terasa kasar saat diraba, itu menandakan oli sudah kotor dan perlu diganti.
Jangan biarkan oli yang kotor terus bekerja di mesin karena bisa menyebabkan kerusakan jangka panjang.
Setelah memeriksa oli dan memastikan bahwa oli perlu diganti, langkah berikutnya adalah mengganti oli. Siapkan alat dan bahan yang dibutuhkan seperti oli baru, wadah penampung oli bekas, kunci pas, dan corong untuk menuangkan oli baru.
Pastikan oli yang Anda pilih sesuai dengan spesifikasi kendaraan Anda, baik untuk motor atau mobil. Anda bisa melihat rekomendasi oli pada buku manual kendaraan.
Langkah pertama adalah membuka baut penampung oli yang biasanya terletak di bagian bawah mesin. Gunakan kunci pas untuk membuka baut ini.
Setelah membuka baut, biarkan oli bekas mengalir sepenuhnya ke dalam wadah penampung. Pastikan semua oli bekas keluar agar oli baru tidak tercampur dengan oli lama.
Anda bisa menunggu beberapa menit hingga oli keluar seluruhnya. Jika perlu, sedikit miringkan kendaraan untuk memastikan oli bekas keluar sepenuhnya.
Setelah semua oli bekas mengalir, pasang kembali baut penampung oli dengan rapat. Pastikan baut terpasang dengan baik agar tidak ada kebocoran oli.
Kemudian, ambil corong dan tuangkan oli baru ke dalam mesin melalui lubang pengisian oli. Jangan menuangkan terlalu banyak oli sekaligus.
Tuangkan sedikit demi sedikit dan periksa level oli menggunakan dipstick untuk memastikan level oli berada pada batas yang aman.
Setelah selesai menuangkan oli, tunggu beberapa saat agar oli merata ke seluruh bagian mesin. Periksa kembali level oli menggunakan dipstick untuk memastikan bahwa oli sudah cukup dan berada pada level yang tepat.
Jika level oli kurang, tambahkan sedikit oli hingga mencapai batas yang aman.
Selain mengganti oli, penting juga untuk memeriksa filter oli. Filter oli yang kotor atau tersumbat dapat mengurangi kinerja oli dalam mesin.
Jika Anda mengganti oli, pastikan juga untuk mengganti filter oli. Filter oli yang baru akan membantu menjaga oli tetap bersih dan bekerja dengan efektif.
Jika Anda merasa kurang yakin, Anda bisa membawa kendaraan ke bengkel profesional untuk mengganti oli dan filter oli.
Penting untuk selalu menggunakan oli yang sesuai dengan rekomendasi pabrikan. Oli berkualitas akan memberikan perlindungan yang lebih baik bagi mesin dan memperpanjang umur kendaraan.
Pastikan Anda membeli oli yang sesuai dengan jenis kendaraan Anda, apakah itu motor atau mobil. Penggunaan oli yang tepat akan membantu menjaga mesin kendaraan tetap prima setelah perjalanan jauh.
Selain itu, jangan lupa untuk melakukan perawatan rutin lainnya, seperti memeriksa radiator, sistem pendingin, dan komponen mesin lainnya.
Dengan melakukan perawatan yang baik, kendaraan Anda akan tetap awet dan siap digunakan dalam perjalanan berikutnya.
Mengganti oli mesin setelah perjalanan jauh seperti mudik Lebaran adalah langkah penting untuk menjaga performa kendaraan Anda. Oli yang kotor dan sudah lama digunakan bisa merusak mesin dan mengurangi efisiensi kendaraan.
Dengan memeriksa dan mengganti oli secara rutin, Anda bisa memastikan kendaraan tetap dalam kondisi terbaik. Ikuti langkah-langkah di atas untuk memeriksa dan mengganti oli dengan mudah di rumah.
Jika Anda merasa kesulitan, Anda bisa membawa kendaraan ke bengkel terdekat untuk dilakukan perawatan lebih lanjut.
Dengan melakukan perawatan yang tepat, kendaraan Anda akan tetap awet, nyaman, dan siap digunakan untuk perjalanan berikutnya. Jangan biarkan mesin kendaraan Anda bekerja dengan oli yang buruk, karena itu bisa memperpendek usia kendaraan Anda.
Jadi, pastikan untuk selalu menjaga kualitas oli dan melakukan pemeriksaan secara berkala setelah perjalanan jauh, seperti mudik Lebaran.(amp)